Sabtu, 13 September 2014

MEMAHAMI BAHASA IKLAN DAN MEMBUAT IKLAN.



MEMAHAMI BAHASA IKLAN DAN MEMBUAT IKLAN.

Kemajuan teknologi membuat hasil produksimeningkat. Untuk memasarkannya, produsen menempuh berbagai cara, salah satunya melalui iklan.

     Iklan atau advertensi disebut juga perwira. Dewasa ini banyak kita jumpai iklan di berbagai media cetak atau media elektronik. Penyajiannya pun begitu bervariasi dan menarik, sehingga menimbulkan kesan tersendiri dari sudut pandang pemirsa dan pembaca

1.    Tujuan Iklan
Pada umumnya iklan bertujuan menarik pembeli sebanyak mungkin. Agar konsumen tertarik pada barang atau jasa yang di tawarkan, iklan harus memperhatikan beberapa hal berikut.

a.    Harus mengetahui siapa sasaran produknya.
b.    Harus memperhatikan penggunaan bahsa atau kalimat. Bahsa yang di gunakan dalam iklan harus singkat, komunikatif, dan tegas artinya(tidak menimbulkan kesan meragukan).
c.    Menggunakan kata – kata dan ungkapan yang menarik.
Contoh:
-       Selamatkan anak indonesia dari bahaya narkoba
-       Samsung, mesin cuci. Cucian benar – benar bersih, higienis, dan tidak kusut.
-       Bronchikum, pereda batuk bagi yang sibuk.
d.    Memperhatikan unsur warna, agar menimbulkan keinginan konsumen untuk melihat.
e.    Memperhatikan penggunaan bahasa dan gerakan seperti yang sering kita lihat di TV.

2.    Macam – macam iklan.
Iklan berdasarkan isinya dapat digolongkan menjadi empat, yaitu ;

a.    Iklan Penawaran/Permintaan
Iklan semacam ini bertujuanmenginformasikan kepada masyarakat bahwa akan/telah diadakan penjualan barang atau jasa. Iklan ini dapat di harapkan dapat merik pembeli sebanyak – banyaknya. Dalam iklan ini ditulis kata – kata yang menarik perhatian, sinkat, padat, jelas, dan berisi sugesti. Selain itu, ada juga ada juga yang ditulis dalam bentuk artikel, yang disajikan berupa karangan persuasif dalam majalah dan koran. Cotoh kata – kata yang dapat dipakai dalam iklan semacam ini adalah “Rebutlah Hadiah Besar”, “Perhatian”, “Kabar Gembira”
,”cuci gudang”, “Diskon 50%”, atau, “Grand Sale”.
b.    Iklan Pengumuman/Pemberitahuan
Iklan ini berisi pengumuman atau pemberitahuankepada khalayak ramai atau pihak – pihak tertentu. Yang termasuk iklan pengumuman adalah iklan pengumuman, iklan duka cita, iklan ucapan terima kasih, dan sebagainya.
c.    Iklan Layanan Masyarakat.
Iklan layanan masyarakat bersifat sosial, tujuannya untuk meberitahukan kepada masyarakat tentang sesuatu hal. Iklan ini dapat juga bersifat penerangan, misalnya merangkan wabah penyakit demam berdarah dan anjuran untu melakukan tindakan pencegahaanya. Contohnya adalah anjuran untuk ikut bertranmigrasi, pemakaian akses dan obat generik, juga penjelasan tentang bahaya narkoba dan AIDS.
d.    Iklan Reklame
Iklan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk barang dan jasa. Biasanya disampaikan dalam bentuk propoganda dengan membuat puji – pujian sehingga masyarakat tergerak untuk memiliki atau membeli produk tersebut. Kalimat yang digunakan dalam reklame singkat, padat, hidup, penuh gaya, dan dapat menimbulkan konotasi hebat.