MEMAHAMI BAHASA IKLAN DAN MEMBUAT IKLAN.
Kemajuan
teknologi membuat hasil produksimeningkat. Untuk memasarkannya, produsen
menempuh berbagai cara, salah satunya melalui iklan.
Iklan atau advertensi disebut juga
perwira. Dewasa ini banyak kita jumpai iklan di berbagai media cetak atau media
elektronik. Penyajiannya pun begitu bervariasi dan menarik, sehingga
menimbulkan kesan tersendiri dari sudut pandang pemirsa dan pembaca
1.
Tujuan
Iklan
Pada
umumnya iklan bertujuan menarik pembeli sebanyak mungkin. Agar konsumen
tertarik pada barang atau jasa yang di tawarkan, iklan harus memperhatikan
beberapa hal berikut.
a.
Harus
mengetahui siapa sasaran produknya.
b.
Harus
memperhatikan penggunaan bahsa atau kalimat. Bahsa yang di gunakan dalam iklan
harus singkat, komunikatif, dan tegas artinya(tidak menimbulkan kesan
meragukan).
c.
Menggunakan
kata – kata dan ungkapan yang menarik.
Contoh:
-
Selamatkan
anak indonesia dari bahaya narkoba
-
Samsung,
mesin cuci. Cucian benar – benar bersih, higienis, dan tidak kusut.
-
Bronchikum,
pereda batuk bagi yang sibuk.
d.
Memperhatikan
unsur warna, agar menimbulkan keinginan konsumen untuk melihat.
e.
Memperhatikan
penggunaan bahasa dan gerakan seperti yang sering kita lihat di TV.
2.
Macam
– macam iklan.
Iklan
berdasarkan isinya dapat digolongkan menjadi empat, yaitu ;
a.
Iklan
Penawaran/Permintaan
Iklan semacam ini
bertujuanmenginformasikan kepada masyarakat bahwa akan/telah diadakan penjualan
barang atau jasa. Iklan ini dapat di harapkan dapat merik pembeli sebanyak –
banyaknya. Dalam iklan ini ditulis kata – kata yang menarik perhatian, sinkat,
padat, jelas, dan berisi sugesti. Selain itu, ada juga ada juga yang ditulis
dalam bentuk artikel, yang disajikan berupa karangan persuasif dalam majalah
dan koran. Cotoh kata – kata yang dapat dipakai dalam iklan semacam ini adalah “Rebutlah
Hadiah Besar”, “Perhatian”, “Kabar Gembira”
,”cuci gudang”, “Diskon
50%”, atau, “Grand Sale”.
b.
Iklan
Pengumuman/Pemberitahuan
Iklan ini berisi
pengumuman atau pemberitahuankepada khalayak ramai atau pihak – pihak tertentu.
Yang termasuk iklan pengumuman adalah iklan pengumuman, iklan duka cita, iklan
ucapan terima kasih, dan sebagainya.
c.
Iklan
Layanan Masyarakat.
Iklan layanan masyarakat
bersifat sosial, tujuannya untuk meberitahukan kepada masyarakat tentang
sesuatu hal. Iklan ini dapat juga bersifat penerangan, misalnya merangkan wabah
penyakit demam berdarah dan anjuran untu melakukan tindakan pencegahaanya. Contohnya
adalah anjuran untuk ikut bertranmigrasi, pemakaian akses dan obat generik,
juga penjelasan tentang bahaya narkoba dan AIDS.
d.
Iklan
Reklame
Iklan ini bertujuan untuk
memperkenalkan produk barang dan jasa. Biasanya disampaikan dalam bentuk
propoganda dengan membuat puji – pujian sehingga masyarakat tergerak untuk
memiliki atau membeli produk tersebut. Kalimat yang digunakan dalam reklame
singkat, padat, hidup, penuh gaya, dan dapat menimbulkan konotasi hebat.